Uncategorized

Apa Sih Yang Dimaksud Dengan Induksi Persalinan? Yuk, Kita Cari Tahu

penulislepas / March 24, 2019

Bisa dipastikan bahwa sebagian besar masyarakat kita belum terlalu familiar dengan istilah induksi persalinan. Ya, itu sebabnya, mengapa banyak yang bertanya-tanya tentang apa yang dimaksud dengan induksi persalinan. Perlu kalian ketahui, induksi persalinan itu merupakan sebuah prosedur yang biasa digunakan untuk merangsang kontraksi rahim sebelum proses persalinannya di mulai. Apabila ciri-ciri persalinan tidak mulai dengan sendirinya maka akan dilakukan induksi persalinan untuk merangsang bayi agar cepat lahir. Kondisi kehamilan menjadi salah satu alasan, mengapa induksi persalinan harus dilakukan, terlebih yang berkaitan dengan kondisi kesehatan ibu dan bayinya.

Dalam kondisi tersebut, biasanya ibu hamil akan diberi obat atau dilakukan metode mekanik yang bertujuan agar leher rahim siap untuk melahirkan sebelum memulai induksi persalinan. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai beberapa tahap dalam metode induksi persalinan, mari sama-sama kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini :

  1. Menggunakan Prostaglandin

Agar membuat leher rahim menjadi menipis atau melonggar, maka dokter kandungan akan memasukkan obat prostaglandin ini kedalam organ intim (vagina). Obat prostaglandin ini berperan sebagai hormone prostaglandin, yang bermanfaat untuk mematangkan kondisi leher rahim dalam proses persalinan. Disamping itu, obat prostaglandin ini juga terkadang bisa merangsang kontraksi persalinan.

  1. Menggunakan Kateter Foley

Tak hanya obat prostaglandin, untuk merangsang persalinan juga bisa dilakukan dengan bantuan alat yang bernama kateter foley. Alat ini akan dimasukkan dengan balon khusus ke dalam leher rahim yang paling ujung. Balon tersebut selanjutnya akan diisi air, sehingga dapat menekan leher rahim. Alhasil, terjadilah perangsangan yang berupa pelepasan hormone prostaglandin dalam tubuh. Dengan demikian, maka leher rahim akan melunak dan melonggar.

  1. Mengusap Selaput Leher Rahim

Apabila leher rahimnya sudah agak terbuka, maka bunda tidak perlu lagi menggunakan obat atau bantuan kateter foley untuk merangsang pematangan leher rahim. Ya, disini anda hanya perlu membutuhkan sedikit sentuhan agar terangsang, dimana dokter akan memasukkan jarinya kedalam leher rahim bunda secara manual. Hal tersebut bertujuan untuk memisahkan kantung ketuban dari bagian rahimnya. Selain itu, hormone prostaglandin akan dilepaskan oleh tubuh, sehingga akan terjadi pematangan leher rahim yang bisa juga terjadi kontraksi.

  1. Amniotomi (Pemecahan Kantung Ketuban)

Ketika leher rahim sudah mulai terbuka beberapa cm dan posisi kepala bayinya sudah pindah ke bagian panggul, maka dokter akan memecahkan kantung ketuban dengan sebuah alat berukuran kecil. Setelah kantung ketubannya pecah, bunda pun dapat merasakan kontraksi untuk melahirkan.

  1. Menggunakan Oksitosin

Oksitosin biasanya akan digunakan untuk merangsang atau meningkatkan kontraksi bunda. Selanjutnya dokter akan memberi oksitosin melalui cairan infus dengan dosis yang rendah. Selain itu, pemberian dosis oksitosin ini juga akan disesuaikan dengan kebutuhan bunda.

Berdasarkan dari hasil penelitian, induksi persalinan hanya akan dilakukan ketika kondisi bayi lebih beresiko untuk tetap berada di dalam rahim. Dengan kata lain, induksi persalinan itu tidak selalu dibutuhkan oleh ibu hamil, dan hanya akan dilakukan pada kondisi kehamilan yang seperti tadi. Ada beragam faktor mengapa bunda harus melakukan induksi persalinan seperti kondisi kesehatan sendiri, kondisi kesehatan bayi, usia kehamilan serta ukuran bayinya, posisi bayi dalam rahim, dan kondisi leher rahim.

Demikianlah ulasan singkat mengenai penjelasan apa yang dimaksud dengan induksi persalinan, yang semoga saja bisa memberi pengetahuan tambahan bagi bunda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *