Uncategorized

Masalah Sektor Pariwisata dan Harapan untuk Indonesia

penulislepas / May 27, 2019

Sumber daya alam di Indonesia memang tidak pernah kalah dari tempat lainnya, berbagai hal yang anda inginkan ada di Indonesia. Anda tentu tahu bahwa Sumber daya alam di Indonesia merupakan anugerah dan juga warisan yang tidak bisa didapatkan oleh banyak Negara lain, banyak yang berharap bahwa mereka bisa menikmati Negara layaknya Indonesia. Baik laut, gunung, daratan dan lainnya bisa didapatkan dan dinikmati setiap saat selama anda mau.

Alasan inilah yang menjadikan Indonesia masuk kedalam Negara yang memiliki kunjungan pariwisata yang cukup tinggi. Selain itu, alasan lain yang bisa anda dapatkan adalah dengan adanya tempat wisata dan juga berbagai pemandangan yang indah, menjadikan sektor pariwisata Indonesia dapat berkembang dengan baik. Namun ada beberapa masalah sektor pariwisata yang nyatanya mempengaruhi kemajuan Indonesia.

  1. Sarana dan Prasarana

Percaya atau tidak sarana dan prasarana menjadi masalah yang seringkali menjadi kendala berbagai orang dan salah satunya adalah sektor pariwisata. Bagi anda yang ingin mengunjungi pulau rote yang ada di Nusa Tenggara Timur, para turis harus menggunakan kapal laut yang cukup lama dan memakan biaya yang mahal. Padahal Harapan untuk Indonesia dapat mengembangkan pariwisaata secara merata, misalnya saja NTT bisa dikembangkan menjadi sebuah tempat yang sektor pariwisatanya bisa berkembang disbanding Bali. Contoh ini menjadi hal yang paling sering terjadi dan mengalami kendala besar. Pada akhirnya, sarana prasarana menjadi masalah yang sulit untuk diatasi kecuali mendapatkan dana dari pemerintah.

  1. Sumber Daya manusia

Selanjutnya adalah sumber daya manusia atau SDM. Faktanya masih banyak SDM kita yang tidak tepat dalam mengelola sumber daya alam disekitar rumah atau area mereka. Selain itu, ada juga beberapa masalah misalnya saja masih kurangnya tourguide dan juga orang yang memandu area wisata di sekitar tempat wisata tersebut. Banyak yang mengeluhkan bahwa mereka harus mendapatkan bayaran yang cukup rendah meskipun sudah bekerja sebagai tour guide full di tempat wisata tersebut. Alasan ini yang mungkin harus diperhatikan pemerintah, khususnya kesejahteraan para pegawai pemerintah di sektor pariwisata.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *