Bagaimana Penerapan ERP Dalam Perusahaan Manufakturing?

By | March 16, 2020

Pernah saya menjalankan perusahaan seperti ini sebelumnya. Kegiatan produksinya lebih ke jenis produk makanan ringan. Beragam tantangan yang harus dihadapi. Tidak hanya mengenai operasinal produksi. Mengelola sumberdaya manusia. Perencanaan produksi dan masih Beragam lagi. Sama dengan Anda lagi bukan yang memiliki bisnis yang sama. Menarik dan menyenangkan apabila kita berbagi mengenai hal ini dengan sesama pelaku usaha.

Aplikasi erp
software erp

Contoh Penerapan ERP Dalam Perusahaan Manufaktur

Okay, bagaimana contoh penerapan Enterprise Sources Planning pada perusahaan manufaktur? Kali ini kita bahas untuk perusahaan manufaktur berbasiskan chemical substances ya.

Anda ingin tahu sebelumnya mengenai apa itu ERP? Saya punya artikel yang dapat membantu Anda: Apa Itu ERP Software program

Saya tidak menyebutkan nama perusahaannya karena kami terikat dengan Non Disclosure Settlement (perjanjian kerahasiaan information). Tetapi untuk contohnya, dapat saya bagikan yang tidak spesifik ke bisnis proses yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Industri berbasis bahan kimia, mempunyai keunikan pencampuran istilahnya mixing. Dalam salah satu prosesnya umumnya ada kegiatan pencampuran. Dari beberapa bahan baku, berupa bahan bahan kimia lagi, dicampurkan menjadi 1 produk antara. Misalkan contoh sederhananya adalah pestisida. Beberapa bahan bahan kimia dicampurkan menjadi satu, menjadi 1 bahan bahan kimia campuran.

Pencampuran tersebut umumnya mempunyai formulasi, yang biasa diistilahkan Bill Of Supplies (atau disingkat BOM). Didalam tiap BOM tersebut, umumnya telah terdiri dari berapa Beragam jumlah supplies yang dibutuhkan dan berapa Rupiah nilai bahan tersebut. Saya ambil contoh sederhana pestisida tadi.

Misalkan ada supplies A dengan kebutuhan 0,eight liter dengan nilai 1000 Rupiah per liter dicampurkan dengan 0,2 liter dengan nilai 5000 Rupiah per liter. Secara langsung, sistem akan mengambil information tersebut dan melakukan kalkulasi untuk membuat 1 liter berarti harga pokok materialnya telah didapat.

Perhitungannya 0,eight liter dikali 1000 Rupiah dan 0,2 liter dikalikan 5000 Rupiah. Tetapi untuk kegiatan produksi tidak hanya biaya supplies saja yang dihitung kan? Harus menghitung biaya-biaya lainnya seperti biaya tenaga kerja, biaya kemasan, biaya penyusutan mesin dan Beragam komponen variabel lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *