Dasar-Dasar Berbicara Di Depan Umum Untuk Pemula

By | December 21, 2022

ramal.id merupakan salah satu situs layanan penyedia konten Ramalan , Teknologi, Resep Terbaru dan Terpercaya. Isi pidato harus sesuai dengan informasi yang dibutuhkan oleh audiens. Mempersiapkan materi dengan hati-hati dan spesifik dapat memastikan keberhasilan dalam usaha berbicara di depan umum Anda. Akan sangat membantu jika Anda merekam pidato Anda sendiri dan kemudian mendengarkannya dengan saksama. Lakukan ini di depan cermin. Ini akan memberi tahu Anda mana poin kuat dan mana kelemahan pidato Anda.

Di bawah ini adalah hal-hal yang paling penting untuk diperhatikan ketika diundang untuk melakukan pidato publik:

· Melakukan pidato seperti tampil sebagai aktor di atas panggung. Pakaian harus sesuai dengan acara. Jika topiknya serius, maka seriuslah. Gambar harus mencerminkan topik yang disajikan. Namun, bukan berarti ia harus terlihat membosankan sama sekali. Terlepas dari keseriusan topiknya, proyeksikan diri Anda sebagai pembicara yang antusias, bersemangat, dan percaya diri.

· Sering dikatakan bahwa mata adalah jendela jiwa seseorang. Lakukan kontak mata saat memberikan presentasi pidato. Jangan pernah menempel hanya pada satu orang di ruangan itu. Lihatlah orang-orang seolah-olah mereka sudah lama berteman dan berkenalan.

· Pembuka harus benar-benar menarik. Ini akan menarik perhatian audiens. Orang-orang ini memiliki banyak hal yang terjadi dalam pikiran mereka sebelum mendengarkan presentasi pidato dan pembuka mata yang baik dari kata-kata pembicara pasti akan membuat pikiran mereka berpartisipasi selama pembicaraan.

Pemecah es akan membantu; tulis topik di papan tulis dan tanyakan kepada audiens hal-hal apa yang ingin mereka dengar tentang topik tersebut. Terakhir, jangan pernah melewatkan lelucon yang bagus.

· Buat jeda. Ini akan memungkinkan pembicara dan pendengar untuk merefleksikan dan menyerap semua yang telah dikatakan. Jangan pernah terlihat seperti seseorang yang sudah kehabisan udara.

· Tingkatkan presentasi dengan menggunakan materi audio-visual. Harus ada plan A dan B, sehingga jika ada satu plan yang tidak berhasil, ada alternatif yang bisa digunakan.

· Mencatat waktu itu penting agar tidak membuat penonton bosan. Jangan pernah melampaui waktu yang diberikan karena mungkin ada pembicara lain dan pendengar juga bisa memiliki janji lain.

· Berikan poin utama dari apa yang telah dibahas di bagian akhir.

· Buka lantai untuk pertanyaan dan jangan pernah takut tidak bisa menjawab masing-masing. Ingat, sebelum membuat pidato itu, penelitian yang diperlukan harus dilakukan.

· Nikmati seluruh pengalaman. Penonton dapat merasakan ketidaknyamanan yang dirasakan pembicara saat ini. Jangan berpura-pura, santai saja selama topiknya diteliti dengan baik dan jelas. Gambar yang diproyeksikan lebih sering diingat daripada topik yang dibahas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *