Mengenal Keindahan Kaligrafi Menambah Keindahan Masjid

By | August 13, 2020

Mengenal Keindahan Kaligrafi Menambah Keindahan Masjid — Seni kaliggrafi arab atau seni menulis al qur’an didinding masjid atau musolla ternyata masih banyak diminati untuk memperindah arsitektur bangunan tempat Ibadah. Dengan kaligrafi ini bangunan Kubah Masjid yang biasa menjadi indah serta nyaman untuk dipandang. Seni ini membutuhkan keahlian yang khusus baik dalam hal campuran cat sebagai bahan dasarnya ataupun gaya menulis harus hati- hati dan harus dikerjakan oleh orang yang ahli dan fropesional.

masjid agung surabaya
kaligrafi kubah masjid

Pada awal risalah Islam ada lima jenis kaligrafi yang banyak digunakan, yaitu al-Hairi, al-Anbari al-Malaki, al-Madani, al-Kufi, dan al-Bashari. Sayangnya, bentuk persisnya seperti apa tidak bisa terungkap lantaran minimnya dokumentasi. Berikut ini jenis-jenis khat yang masih bertahan dan dinamis hingga saat ini:

Ini adalah jenis khat Arab tertua. Dari nama saja bisa ditebak, khat tersebut berasal dari Kufah, Irak. Konon, khat ini banyak dipakai untuk penulisan apa pun di papan, termasuk doa.

Khat Kufi memang sangat indah, tetapi justru jarang dipakai lantaran memakan ruang terlalu banyak. Seiring perkembangannya, khat Kufi pun semakin bervariasi. Ada kufi al-Basith, al-Muwarraq, al-Murabba’, dan al-Muzhir.

At-Tsuluts

Khat ini diklaim sebagai khat paling indah sekaligus memiliki tingkat kesulitan yang paling kompleks. Baik dari segi huruf ataupun susunannya. Terkadang, misalnya, huruf mim pun mesti tidak ditampakkan. Tak jarang, seorang pelajar khat, belum disebut mahir selama tidak menguasai cara penulisan khat Tsuluts.

Khat ini sangat jarang dipakai untuk penulisan mushaf karena cukup rumit dan memakan waktu. Pertama kali kaidahnya diletakkan oleh Ibnu Maqillah, lalu pada abad berikutnya disempurnakan oleh Ibn al-Bawab Ali bin Hilal al-Baghdadi (413 H).

An-Naskhi

Khat Naskhi didaulat sebagai jenis khat yang paling jelas dan sederhana serta mudah dibacah. Tak heran bila penggunaannya sangat populer sehari-hari. Entah di buku pelajaran, mushaf, atau lainnya.

Khat banyak pula diajarkan kepada para pemula. Khat Naskh yang kaidahnya diletakkan pertama kali oleh Ibnu Maqillah (328 H) ini, dikenal pula dengan banyak sebutan, yaitu al-Badi’, al-Miqwar, dan al-Mudawwar. Khat ini semakin menemukan bentuknya di tangan orang-orang Turki.

Informasi dan Pemesanan Kaligrafi Masjid 
Apabila anda sedang mencari informasi seputar  keindahan kaligrafi dan Interior Masjid, serta Pemesanan, silahkan hubungi kami, Kami adalah Kontraktor Kubah Masjid sekaligus Produsen Kubah Masjid, Semua produk di desain oleh kami sesuai keingininan konsumen, Semua di kerjakan oleh tenaga ahli yang telah berpengalaman , Kami melayani pemesanan serta pemasangan di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara.

PT.Anugerah Kubah Indonesia.
Jl. Pramuka 157 Purwokerto Ngadiluwih Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *